Madiu Melawan Asap

Tio Panta Uli Sitanggang Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun
Aktivis Relawan TIK Madiun

MADIUN MELAWAN ASAP

Relawan Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK) melakukan penggalangan dana untuk membantu warga Kalimantan dan Riau yang sedang terkena kabut asap. Acara tersebut diselenggarakan hari Minggu 22/08/2019 di  Sunday Market,Taman Bantaran, Kota Madiun. Acara dimulai pukul 06.00 WIB – selesai. 
Latar belakang acara ini adalah kejadian kebakaran hutan yang di Kalimanta dan di Riau. Kondisi yang sangat memprihatinkan membuat para Relawan TIK bertindak untuk korban yang terkena dampak kabut asap yang kian merajalela. Dampak tersebut mampu menghentikan
aktivitas-aktivitas warga yang tinggal di wilayah Kalimantan, termasuk anak-anak sekolah yang terpaksa diliburkan karena jarak pandang dan kondisi yang tidak memungkinkan.
Pada kesempatan kali ini Relawan TIK mengajak para pengunjung yang sedang berbelanja ikut ambil bagian dalam membantu meringankan beban warga yang terkena musibah tersebut. Para relawan ini sangat antusias dalam menjalankan pelayanannya terhadap masyarakat begitu pun warga Madiun yang mau menyumbangkan sedikit rezekinya untuk korban asap.
Tak hanya Relawan TIK saja, bahkan Ibu Wakil Wali Kota pun terlibat di dalamnnya. Beliau juga sangat antusias dan semangat dalam penggalangan dana tersebut. Tidak memikirkan panas atau gengsi tetapi beliau menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.
“Penggalangan dana yang dilakukan di Sunday Market Taman Bantaran Madiun ini sangat ramai pengunjung, Sehingga kami tidak kesulitan untuk berkomunikasi langsung dengan warga”, ujar Patrik Krisna Murti anggota Relawan TIK.
Partisipasi masyarakat pun tidak kalah penting dalam kegiatan ini. Kepedulian warga Madiun membuat Relawan TIK semakin bersemangat menjalakkan aksi penggalangan dana ini, dengan harapan mampu membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena kabut asap di Kalimantan dan Riau. Melalui kegiatan tersebut antusias masyarakat sangat baik, terbukti dengan banyaknya para pengunjung yang ikut berdonasi dalam kegiatan tersebut. 
Penggalangan dana ini tidak hanya dilakukan sekali saja, Minggu, (29/09/2019) Relawan TIK akan melakukan kegiatan yang sama di tempat dan hari yang sama pula. Semoga kedepan untuk sesi penggalangan dana yang kedua ini warga Madiun mau berpartisipasi dan lebih peduli lagi terhadap saudara-saudara di Kalimantan yang terkena dampak dari kabut asap.