MENJADI PEREMPUAN DI ERA GLOBAL

Acara Lembaran Wanita, RRI Madiun, pada Senin, 08 Mei 2017, pukul 15.00-16.00 dengan dipandu Ninik Nuryantini menghadirkan pembicara Agnes Adhani, dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unika Widya Mandala dengan diikuti Laras, Karol, Tiltaria, dan Yovina.
Acara menarik karena dikaitkan dengan dua peringatan nasional yang berdekatan, yaitu Hari Kartini (21 April) dan Hari Pendidikan Nasional (5 Mei). Pendidikan sebagai gerbang pemanusiaan manusia telah mengantar Kartini menjadi perempuan yang cerdas dan merdeka. Teladan Ki Hajar Dewantara dengan ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani mampu memerdekakan bangsa dari perbudakan kebodohan.
Menjadi perempuan di era global adalah menjadi perempuan yang cerdas, peduli, kreatif, mampu memilah dan memilih hal yang benar dan bermanfaat, serta memahami kehidupan dan menerapkannya sesuai konteks. Kebebasan dan kemerdekaan yang bertanggung jawab perlu ditumbuhkembangkan. Kita hendaknya berani dan tangguh dalam berperan sebagai perempuan, namun dengan penuh kelembutan diharapkan mampu berpikir global, sekaligus bertingkah laku lokal. Selamat berjuang menjadi perempuan yang ideal di era global.

2 thoughts on “MENJADI PEREMPUAN DI ERA GLOBAL”

Comments are closed.